Langsung ke konten utama

Ini Modal Mulai Bisnis Sulap Kopi Rp 8.000 Jadi Rp 3 Juta/Kg

Cara Bikin Kopi Luwak

 Jakarta. Siapa yang tidak tergiur dengan bisnis menyulap komoditas ekspor yaitu kopi luwak serharga Rp 8.000/kg menjadi Rp 3 juta/kg. Sugeng Pujiono, seorang pengusaha sekaligus dokter hewan, pemilik Rumah Kopi Luwak Cikole buka-bukaan soal langkah-langkah bisnisnya.

Sugeng sendiri mengakui awalnya hanya penggemar luwak, bukan penggemar kopi. Ia yang sebelumnya hanya menyeruput secangkir kopi di pagi hari, kini bisa 3-5 cangkir sehari. "Sekarang minum 3-5 kali sehari dan aman. Kafeinnya hanya 0,5% dibanding kopi biasa yaitu 4%. Nggak ada masalah sama lambung dan jantung saya," ujar Sugeng.

Pecinta luwak ini mulanya justru tidak tahu cara bikin kopi luwak. "Saya awalnya cari 10 ekor untuk dipelihara, lalu penelitian soal kopi luwak sebab belum ada pusat penangkaran sekaligus edukasi kopi luwak di Indonesia. Lama-kelamaan orang datang ke penangkaran nanyain kopi, padahal saya nggak bisa bikin kopi," ungkap Sugeng saat dihubungi detikFinance, Jumat (10/7/2015).

Sejak Januari 2012, Sugeng mengawali penelitian yang kemudian berkembang menjadi usaha di daerah Lembang, Bandung. Selama 3 tahun berjalan, kini Sugeng punya 110 ekor luwak.

Menurutnya, bisnis kopi luwak ini bisa dijalankan siapa saja. Asal punya kecintaan terhadap luwak dan tidak berorientasi pada jumlah kopi yang dihasilkan. "Siapa saja bisa, saya nggak punya rahasia perusahaan, karena semua murni dari kecintaan terhadap luwak," tuturnya.

Beberapa langkah start-up bisnis kopi luwak dijelaskan Sugeng sebagai berikut. Pertama, pemilihan lokasi penangkaran atau kandang dekat dengan kebun kopi. "Lokasi kandang mesti dekat dengan kebun kopi supaya kopi matang dan ranum yang diberikan ke luwak masih segar," tuturnya.

Langkah kedua, pembangunan fisik kandang. Menurutnya lahan tidak perlu luas. "Nggak perlu lahan besar. Mulailah dari kecil-kecil 10 kandang kayu 2x4 meter untuk 10 ekor luwak. Sebab resiko mengawali usaha ini pun tidak kecil," imbuhnya. Biaya investasi kandang sebesar Rp 5 juta untuk 10 kandang. Biaya upah mencari luwak untuk ditangkar Rp 2 juta untuk 10 ekor.


Sumber: http://kopiluwakcikole.com/berita_medanbisnis.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kopi Luwak Bandung

Produk Kopi Luwak Bandung Produk kopi luwak asli  telah tersertifikasi, mutu teruji diolah melalui proses tradisional langsung dari penangkaran hewan luwak pangalengan Bandung demi mempertahankan cita rasa dan aroma. Saat ini  kami memiliki lebih dari 200 ekor binatang musang yang ditangkar dan dikelola oleh para petani kopi yang sudah profesional pada bidangnya. Saat ini kami melayani ratusan customer dari berbagai wilayah indonesia dan luar negri mensuplai kopi mulai dari biji kopi yang masih bercampur dengan kotoran hingga (raw beans) hingga kopi bubuk (grounded beans) siap seduh. Info kopi luwak asli harga murah siap kirim seluruh wilayah indonesia. Detail Produk Sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu produk yang kami jual secara detail supaya bisa mendapatkannya sesuai dengan selera dan kebutuhan anda. Produk kopi luwak bandung telah tersertifikasi dan memenuhi syarat serta memiliki sertifikat resmi dari sucofindo, puslitkoka dan label halal dari M...

Kopi Luwak Asli Lampung | Harga Termurah

Harga Biji Kopi Luwak "Kopi Luwak" adalah salah satu jenis kopi paling fenomenal didunia, karena selain memiliki rasa ternikmat harganya juga terbilang mahal jika dibandingkan dengan jenis kopi original atau kopi biasa. Produksi kopi luwak Indonsia ada diberbagai tempat dan salah satu yang terbaik ada di daerah kami “Lampung”, Kopi luwak lampung adalah salah satu jenis kopi yang paling dicari oleh para penikmat kopi baik domestik hingga kopi lover mancanegara. Kopi luwak secara umum dan "kopi luwak Lampung" akan kita kupas lengkap lewat artikel ini, silahkan disimak :) Kopi Kopi adalah salah satu minuman paling diminati bukan hanya di Indonesia, melainkan di seluruh dunia. Bahkan menurut sumber yang bisa dipercaya orang luarlah yang membawa biji kopi pertama kali di bumi nusantara ini. Jadi pohon kopi aslinya tidak tumbuh di tanah kita, melainkan didatangkan dari luar negeri sana. Biji kopi pertama kali dibawa oleh orang kolonial bersamaan dengan proses per...

Kopi Luwak, Haram atau Halal Dikonsumsi?

Kopi luwak didapatkan setelah biji-biji kopi dimakan oleh musang dan diambil dari kotorannya. Proses itu mengundang pertanyaan apakah kopi luwak halal atau haram. Kopi Luwak Halal Pembuatan kopi luwak berbeda dengan produk kopi lainnya. Kopi ini didapatkan setelah biji-biji kopi dimakan oleh luwak atau musang, dan diambil dari kotorannya. Proses seperti itu mengundang pertanyaan apakah kopi luwak halal atau haram untuk dikonsumsi. Sebab, proses produksinya melalui kotoran hewan yang sudah barang tentu hukumnya najis. Soal kopi luwak itu, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa pada 20 Juli 2010. Dalam Fatwa Nomor 07 Tahun 2010 itu, MUI menyatakan kopi luwak halal dengan syarat: kopi yang dikeluarkan bersama kotoran itu masih utuh terbungkus kulit tanduk dan jika ditanam kembali bisa tumbuh. Sehingga, dalam fatwa itu pula MUI menyatakan kopi luwak yang memenuhi syarat itu barang yang terkena najis, bukan najis. Kopi seperti itu boleh dikonsumsi jika disucikan. Menu...